Tampilkan postingan dengan label I NCP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label I NCP. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 November 2020

INTOLERANSI AKTIVITAS NCP

NO   DX

DIAGNOSA KEPERAWATAN (SDKI)

TUJUAN DAN KRITERIA HASIL (SLKI)

INTERVENSI (SIKI)

 

Intoleransi aktivitas

Definisi

Ketidakcukupan energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari

Penyebab

  • Ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan oksigen
  • Tirah baring
  • Kelemahan
  • Imobilitas
  • Gaya hidup monoton

 

Gejala & Tanda Mayor

  • Mengeluh lelah
  • Frekuensi jantung meningkat >20% dari kondisi istirahat

Gejala & Tanda Minor

  • Dyspnea saat/setelah aktivitas
  • Merasa tidak nyaman setelah beraktivitas
  • Merasa lemah
  • Tekanan darah berubah >20% dari kondisi istirahat
  • Gambaran EKG menunjukkan aritmia saat/setelah aktivitas
  • Gambaran EKG menunjukkan iskemia
  • Sianosis

 

Kondisi Klinis Terkait

  • Anemia
  • Gagal Jantung kongestif
  • Penyakit jantung coroner
  • Penyakit katup jantung
  • Aritmia
  • Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)
  • Gangguan metabolic
  • Ganggguan muskuloskeletal

Setelah diberikan asuhan keperawatan selama……..jam diharapkan pasien dapat melakukan aktivitas dengan kriteria hasil :

Toleransi aktivitas

  • Frekuensi nadi dalam rentang nilai normal
  • Saturasi oksigen dalam rentang nilai normal
  • Kemudahan dalam melakukan aktivitas sehari-hari
  • Kecepatan berjalan
  • Jarak berjalan
  • Kekuatan tubuh bagian atas
  • Kekuatan tubuh bagian bawah
  • Keluhan lemah berkurang
  • Dyspnea saat berjalan berkurang
  • Dispnea setelah beraktivitas berkurang
  • Perasaan lemah berkurang
  • Tidak terjadi sianosis
  • Warna kulit normal
  • Tekanan darah dalam rentang nilai normal
  • Frekuensi napas dalam rentang nilai normal

 

 

 

 

 



Ambulasi

  • Dapat menopang berat badan
  • Dapat berjalan dengan langkah yang efektif
  • Dapat berjalan dengan langkah sedang
  • Dapat berjalan dengan langkah cepat
  • Dapat berjalan menanjak
  • Dapat berjalan menuntun
  • Dapat berjalan jarak pendek
  • Dapat berjalan jarak sedang
  • Dapat berjalan jarak jauh
  • Dapat berjalan mengitari ruangan
  • Dapat berjalan me;ewati rintangan
  • Tidan merasakan nyeri saat berjalan
  • Tidak terjadi kaku pada persedian
  • Tidak ada perasaan khawatir saan berjalan

Curah jantung

  • Kekuatan nadi perifer
  • Tidak terjadi takikardia
  • Tidak terjadi bradikardia
  • Tidak mudah lelah
  • Tidak terjadi dyspnea
  • Tidak pucat/sianosis
  • Tidak batuk
  • Suara jantung S3
  • Suara jantung S4
  • Murmur jantung
  • Berat badan
  • Hepatomegaly
  • Tekanan darah
  • Capillary refill time

 

Dukungan mobilisasi

Observasi

  • Mengidentifikasi adanya nyeri atau keluhan fisik lainnya
  • Mengidentifikasi toleransi fisik melakukan pergerakan
  • Memonitor frekuensi jantung dan tekanan darah sebelum memulai mobilisasi
  • Memonitor kondisi umu selama melakukan mobilisasi

Terapeutik

  • Memfasilitasi aktivitas mobilisasi dengan alat bantu
  • Memfasilitasi melakukan pergerakan, jika perlu
  • Melibatkan keluarga untuk membantu pasien dalam meningkatkan pergerakan

Edukasi

  • Menjelaskan tujuan dan prosedur mobilisasi
  • Menganjurkan melakukan mobilisasi dini
  • Mengajarkan mobilisasi sederhana yang ahrus dilakukan (duduk ditempat tidur, duduk disisi tempat tidur, pindah dari tempat tidur ke kursi.

 



Latihan rentang gerak

Observasi

  • Mengidentifikasi indikasi dilakukan latihan
  • Mengidentifikasi keterbatasan pergerakan sendi
  • Memonitor lokasi ketidaknyamanan atau nyeri pada saat bergerak

Terapeutik

  • Menggunakan pakaian yang longgar
  • Mencegah terjadinya cedera selama latihan rentang gerak dilakukan
  • Memfasilitasi mengoptimalkan posisi tubuh untuk pergerakan sendi yang aktif dan pasif
  • Melakukan gerakan pasif dengan bantuan sesuai dengan indikasi
  • Memberikan dukungan ositif pada saat melakukan latihan gerak sendi

Edukasi             

  • Menjelaskan tujuan dan prosedur latihan
  • Menganjurkan melakukan rentang gerak pasif dan aktif secara sistematis
  • Menganjurkan duduk ditempat tidur atau dikursi jika perlu
  • Mengajarkan rentang gerak aktif ssesuai dengan program latihan

Kolaborasi

  • Kolaborasi dengan fisiotherapis mengembangkan program latihan, jika perlu

 

 

 

IKTERIK NEONATUS NCP

 

NO DX

DIAGNOSA KEPERAWATAN (SDKI)

TUJUAN DAN KRITERIA HASIL (SLKI)


INTERVENSI (SIKI)

1

Ikterik Neonatus

Kulit dan membran mukosa neonatus menguning setelah 24 jam kelahiran akibat bilirubin tidak terkonjugasi masuk ke dalam sirkulasi (D.0024)

b.d:

  • Penurunan berat badan abnormal (>7-8% pada bayi baru lahir yang menyusu ASI, >15% pada bayi cukup bulan
  • Pola makan tidak ditetapkan dengan baik
  • Kesulitan transisi ke kehidupan ekstra uterin
  • Usia kurang dari 7 hari
  • Keterlambatan pengeluaran feses (meconium)

d.d gejala dan tanda

Mayor :

  • Profil darah abnormal (hemolysis, bilirubin serum total >2mg/dL, bilirubin serum total pada rentang risiko tinggi menurut usia pada normogram spesifik waktu)
  • Membrane mukosa kuning
  • Kulit kuning
  • Sklera kuning

Setelah diberikan asuhan keperawatan selama ................ jam, diharapkan

 

Integritas Kulit dan Jaringan (L.14125) meningkat dengan kriteria hasil :

  • Elastisitas meningkat
  • Kerusakan jaringan menurun
  • Kerusakan lapisan kulit menurun
  • Kemerahan menurun
  • Suhu kulit membaik

 

Adaptasi Neonatus (L.10098) meningkat dengan kriteria hasil :

  • Berat badan meningkat
  • Membrane mukosa kuning menurun
  • Kulit kuning menurun
  • Sklera kuning menurun
  • Prematuritas menurun
  • Keterlambatan pengeluaran feses menurun
  • Aktivitas ekstremitas membaik
  • Respons terhadap stimulus sensorik membaik

 

Berat Badan (L.03018) membaik dengan kriteria hasil:

  • Berat badan membaik
  • Tebal lipatan kulit membaik

 

Organisasi Perilaku Bayi (L.05043) meningkat dengan kriteria hasil :

  • Gerakan pada ekstremitas meningkat
  • Kemampuan jari-jari menggenggam
  • Menangis meningkat
  • Mampu erespon kejut meningkat
  • Tersentak menurun
  • Kemampuan menyusu membik
  • Warna kulit membaik

 

Status Nutrisi Bayi (L.03031) membaik dengan kriteria hasil: 

  • Berat badan meningkat
  • Panjang badan meningkat
  • Kulit kuning menurun
  • Sklera kuning menurun
  • Membrane mukosa kuning menurun
  • Bayi cengeng menurun
  • Pola makan membaik
  • Proses tumbuh kembang membaik

Fototerapi Neonatus (I.03091)

Observasi :

  • Monitor ikterik pada sklera dan kulit bayi
  • Identifikasi kebutuhan cairan sesuai dengan usia gestasi dan berat badan
  • Monitor suhu dan tanda vital setiap 4 jam sekali
  • Monitor efek samping fototerapi (mis. hipertermi, diare rush pada kulit, penurunan berat badan lebih dari 8-10%

Terapiutik :

  • Siapkan lampu fototerapi dan incubator atau kotak bayi
  • Lepaskan pakaian bayi kecuali popok
  • Berikan penutup mata (eye protector/biliband) pada bayi
  • Ukur jarak antara lampu dan permukaan kulit bayi (30 cm atau tergantung spesifikasi lampu fototerapi)
  • Biarkan tubuh bayi terpapar sinar fototerapi secara berkelanjutan
  • Ganti segera alas dan popok bayi jika BAB/BAK
  • Gunakan linen berwarna putih agar memantulkan cahaya sebanyak mungkin

Edukasi :

  • Anjurkan ibu menyusui sekitar 20-30 menit
  • Anjurkan ibu menyusui sesering mungkin

Kolaborasi :

  • Kolaborasi pemeriksaan darah vena bilirubin direk dan indirek

 

Perawatan Bayi (I.10338)

Observasi

  • Monitor tanda-tanda vital bayi (terutama suhu 36,5oC-37,5oC)

Terapeutik

  • Mandikan bayi dengan suhu ruangan 21-24oC
  • Mandikan bayi dalam waktu 5-10 menit dan 2 kali dalam sehari
  • Rawat tali pusat secara terbuka (tali pusat tidak dibungus apapun)
  • Bersihkan pangkal tali pusat dengan lidi kapas yang telah diberi air matang
  • Kenakan popok bayi dibawah umbulikus jika tali pusat belum terlepas
  • Lakukan pemijatan bayi
  • Ganti popok bayi jika basah
  • Kenakan pakaian bayi dari bahan katun

Edukasi

  • Anjurkan ibu menyusui sesuai kebutuhan bayi
  • Ajarkan ibu cara merawat bayi dirumah
  • Ajarkan cara pemberian makanan pendamping ASI pada bayi >6 bulan

ALGORITMA INITIAL ASSESSMENT TRAUMA

Jika anda menemukan pasien trauma, yang harus anda lakukan adalah : 3A : AMANKAN DIRI (APD) AMANKAN LINGKUNGAN AMANKAN PASIEN Cek Kesadaran ...